Teologi Kristen di Tengah Perubahan Zaman: Refleksi Iman, Gereja, dan Kehidupan Kontemporer

Authors

Dr. Herbin Simanjuntak M.Th.

Keywords:

Gereja, Kehidupan Kontemporer, Perubahan Zaman, Teologi Kristen, Refleksi Iman

Synopsis

Cetakan pertama: Juni, 2026

Ukuran: A5: 14,8 x 21 cm

Halaman: x, 237

ISBN: 978-634-96938-5-1 (PDF)

Harga:  Rp.129.000,-

 

Kehadiran buku ini merupakan bentuk kepedulian penulis terhadap berbagai dinamika yang sedang dihadapi gereja dan umat Kristen di tengah perubahan sosial, budaya, teknologi, ekonomi, serta perkembangan ilmu pengetahuan yang berlangsung begitu cepat.

Perubahan zaman menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan bagi kehidupan iman. Kemajuan teknologi digital, globalisasi, pluralitas masyarakat, krisis moral, isu keadilan sosial, perubahan pola kehidupan, hingga perkembangan kecerdasan buatan telah memengaruhi cara manusia berpikir, berinteraksi, dan memaknai kehidupan. Dalam situasi tersebut, teologi Kristen tidak dapat dipahami hanya sebagai kajian akademik yang bersifat konseptual, tetapi harus menjadi refleksi iman yang mampu memberikan arah, makna, dan solusi bagi kehidupan nyata.

Buku ini disusun sebagai referensi bagi mahasiswa, dosen, peneliti, pendeta, pelayan gereja, serta setiap pembaca yang ingin memperdalam pemahaman mengenai relevansi teologi Kristen dalam menghadapi berbagai isu kontemporer. Pembahasan dalam buku ini mengintegrasikan landasan biblika, refleksi teologis, serta analisis terhadap berbagai fenomena yang berkembang dalam kehidupan masyarakat modern sehingga diharapkan mampu memperkaya wawasan akademik sekaligus memperkuat praktik kehidupan iman.

Penulis menyadari bahwa buku ini masih memiliki berbagai keterbatasan. Oleh karena itu, kritik, masukan, dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan demi penyempurnaan karya ini pada masa mendatang. Harapan penulis, buku ini dapat menjadi sumber belajar yang bermanfaat, mendorong lahirnya dialog teologis yang konstruktif, serta menginspirasi pembaca untuk menghadirkan nilai-nilai Kerajaan Allah dalam kehidupan pribadi, gereja, dan masyarakat.

Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, doa, dan motivasi selama proses penyusunan buku ini. Kiranya Tuhan memberkati setiap pembaca dan menjadikan buku ini sebagai sarana untuk memperdalam pengenalan akan Allah serta memperkuat kesaksian iman di tengah perubahan zaman.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ab Halim Tamuri, Mohamad Khairul, and Azman Ajuhary. “Amalan Pengajaran Guru Pendidikan Islam Berkesan Berteraskan Konsep Mu ‘ allim.” Journal of Islamic and Arabic Education, 2010, 43–56.

Achmad Faesol. “Moderasi Beragama dalam Kontestasi Narasi Keagamaan di Media Sosial.” Moderasi Beragama: Akar Teologi, Nalar Kebudayaan, dan Kontestasi di Ruang Digital, Penerbit BRIN, 2023.

Maria Agustina, Adelia Karunia, Lola Aprilia, and Titus Reinhard Habakuk. “Konsep Pengajaran Teologi " Doktrin Allah " Menurut Perspektif Iman.” An Nafi: Multidisciplinary Science, 2025, 30–40.

Antonius Bagas Prasetya Adi Nugraha. “Katolisisme Virtual.” Perspektif, 2023, 151–66.

Alfonsus Ara. “Teologi Abad Pertengahan: Dasar, Karakter, dan Titik Brangkat.” Logos, Jurnal Filsafta- Teologi, 2016, 27–55.

Imam Ardhianto and Lingkan Claudia. “Antropologi Kristianitas.” Jurnal Masyarakat dan Budaya, 2023, 1–15.

Yonatan Alex Arifianto and Priyantoro Widodo. “Tinjauan Etis Kristiani Terhadap Buzzer dalam Media Sosial.” Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen), 2021, 1–16.

Fiktor Jekson Banoet. “Spiritualitas Eekofeminis-Liturgis: Mengupayakan Rekonstruksi Spiritualitas dan Etika di Tengah Persoalan Pencemaran Lingkungan Domestik.” KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi, 2021, 123–45.

Ron Barber. “Globalization, contextualization, and indigeneity: Local approaches to indigenous Christianity.” Missiology: An International Review, 2020, 376–91.

Yosia Belo. “Tinjauan Etika Kristen Terhadap Penggunaan Media Sosial.” Jurnal Luxnos, 2021a, 288–302.

Yosia Belo. “Tinjauan Etika Kristen Terhadap Penggunaan Media Sosial.” Jurnal Luxnos, 2021b, 288–302.

Romelus Blegur and Grace Enting Alfrianne Illu. “Menggoyang Ruang Isolasi dalam Dunia Pendidikan: Berteologi di Tengah Masyarakat Plural.” Didache: Journal of Christian Education, 2023, 70–85.

Gyeongchun Choi. “A Theology of Missional Leadership in the Book of Revelation.” A Theology of Missional Leadership in the Book of Revelation, Berrien Springs, Mich., 2016.

Mikkel Gabriel Christoffersen, Annette Daniela Haußmann, and Anne Austad. “Caring for–Caring about: Negotiations of Values in Pastoral Care.” Religions, 2024, 619.

Jodi Death. “Identity, forgiveness and power in the management of child sexual abuse by personnel in christian institutions.” International Journal for Crime, Justice and Social Democracy, 2013, 82–97.

Jodi Death. “Identity, Forgiveness and Power in the Management of Child Sexual Abuse by Personnel in Christian Institutions.” International Journal for Crime, Justice and Social Democracy, 2013, 82–97.

Marselina Epifania Dheku, Helena Hay Leu, Theodosia Sarti Darsan, and Yuliana Eni Yuliati. “Evangelii Nuntiandi: Membangun Misi Gereja Dengan Kokoh.” In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi, 2023, 1–6.

Robert R. Drovdahl and Galen Jones. “The Times They Are a-Changin’: Christian Leadership Over the Last 40 Years.” Christian Education Journal: Research on Educational Ministry, 2020, 577–91.

Marsela Sadaria Duha, Margaretha Jayusni Siribere, Klemen Klemen, and Yuliana Eni Yuliati. “Kaum Awam dan Politik: Memahami Partisipasi dalam Doktrin Kongregasi Ajaran Iman.” In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi, 2024, 76–83.

Natanael Budiman Elia. “Penafsiran Hubungan Manusia dengan Ciptaan dalam Kejadian 1:26-28 dan Tri Hita Karana bagi Pengembangan Ekoteologi Kontekstual Bali.” Jurnal Teologi Berita Hidup, 2023, 249–65.

Ulrike Elsdörfer. “Recent developments of Spiritual Care in Japan.” Spirituality in diversity: South East Asia meets South Africa - Towards a global view of Spiritual Counselling, AOSIS, 2019, 97–102.

Fauzan Fauzan. “Sekularisasi Dalam Pandangan Harvey Cox.” Kalam, 2017, 251.

Nasib Tua Lumban Gaol. “Pedagogi, Andragogi, dan Pendidikan Agama Kristen.” Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen), 2019, 1–13.

Bayu Kaesarea Ginting, Rinto Fransiskus Pangaribuan, and Albungkari Albungkari. “Analisis Bibliometrik untuk Memetakan Diskursus Teologi dalam Percakapan Krisis Ekologis di Indonesia.” Jurnal Teologi Berita Hidup, 2023, 382–406.

Kaleb Ginting and Simon Simon. “Mengikis Sikap Superioritas Beragama untuk Mencapai Persatuan Indonesia.” Jurnal Salvation, 2023, 142–51.

Kevin Goodrich. “Foundations of Practical Spiritual Theology: Walter Hilton as a Case Study in Retrieval.” Open Theology, 2021, 91–101.

Thomas H. Groome. Christian Religious Education-Pendidikan Agama Kristen. Gunung Mulia, Jakarta: BPK, 2017.

Thomas H. Groome. Christian Religious Education. BPK Gunung Mulia, Jakarta, 2014.

Rezeki Putra Gulo, Nelci Mbelanggedo, and Seprianus Padakari. “Membentuk Identitas Kristen yang Toleran: Pendidikan Moderasi Beragama sebagai Pilar Kebhinekaan.” Jurnal Teologi Amreta (ISSN: 2599-3100), 2024, 1–12.

Joni Manumpak Parulian Gultom. “Diskursus Influencer Kristen Dalam Misi Dan Penginjilan Kepada Native Digital.” 2021, 1–16.

Joni Manumpak Parulian Gultom. “Urgensi Kepemimpinan Multidimensi Gembala dalam Era Digital.” Integritas: Jurnal Teologi, 2022, 62–77.

Hendi H. “Pandangan Pengakuan Iman Nicea-Konstantinopel (Kredo Nicea) Tentang Doktrin Allah Tritunggal.” Jurnal Teologi Cultivation, 2019, 19–40.

Syaiful Halim, Ahmad Rifai, and Ace Somantri. “Fenomena Keberagamaan di Media Sosial; Deskripsi Analasis Wacana Seni dan Budaya di Media Sosial.” Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal, 2023, 2674–88.

Zakharia Victor Harefa, Talizaro Tafonao, Desetina Harefa, Rini Sumanti Sapalakkai, and Selvyen Sophia. “Peran Guru sebagai Fasilitator dan Katalisator Melalui Teori Konstruktivisme dalam Model Pembelajaran Kontekstual Pendidikan Agama Kristen.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta, 2022, 211–28.

Helen Harris, Gaynor Yancey, and Selena Steward. “Congregational discernment: A one church case study.” Religions, 2020, 27–35.

Maria Harris. Fashion Me A People: Curriculum in the Church. Westminster/John Knox, Louisville, 1989.

Chang-Yau Hoon. “Between evangelism and multiculturalism: The dynamics of Protestant Christianity in Indonesia.” Social Compass, 2013, 457–70.

Alexander Paul Isiko. “Religious Conflict among Pentecostal Churches in Uganda.” Technium Social Sciences Journal, 2020, 616–44.

Romina Istratii and Parveen Ali. “A multi-sectoral evidence synthesis on religious beliefs, intimate partner violence and faith-based interventions.” 2022.

Anthony D. Jones. “Leadership and spirituality: The indivisible leadership of African American school administrators as pastors.” Iowa State University, Digital Repository, Ames, 2010.

Joy Pranata Sembiring, Amosian Insani Sihombing, Nehemia Februari Purba, Job Sinaga, Mahanaim Sinaga, and Josua Mario Tamparan. “Integrasi Etika Kristen dalam Pendidikan Agama: Peran Guru dalam Pembentukan Karakter.” Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan, 2025, 124–37.

Sefrianus Juhani. “Mengembangkan Teologi Siber Di Indonesia.” Jurnal Ledalero, 2019, 245.

Volker Kessler and Louise Kretzschmar. “Christian Leadership as a trans-disciplinary field of study.” Verbum et Ecclesia, 2015, 1–12.

Anna Kirkpatrick-Jung and Tanya Riches. “Towards East Asian Ecotheologies of Climate Crisis.” Religions, 2020, 341.

Juliette Koning and Jeff Waistell. “Identity Talk of Aspirational Ethical Leaders.” Journal of Business Ethics, 2012, 65–77.

Hendrik Legi and Herdianto Sibarani. “Problematika Pendidikan Kristen Di Indonesia Di Tengah Kemerosotan Moral.” TEVUNAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 2023a, 166–81.

Hendrik Legi and Herdianto Sibarani. “Problematika Pendidikan Kristen Di Indonesia Di Tengah Kemerosotan Moral.” TEVUNAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 2023b, 166–81.

Hendrik Legi and Herdianto Sibarani. “Problematika Pendidikan Kristen Di Indonesia Di Tengah Kemerosotan Moral.” TEVUNAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 2023c, 166–81.

Jonathan Leobisa, Soleman Baun, Yorhans S. Lopis, and Yakobus Adi Saingo. “Tantangan Penggunaan Media Sosial Di Era Disrupsi Dan Peran Pendidikan Etika Kristen.” Aletheia Christian Educators Journal, 2023, 38–48.

Mira Listari and Eddy Simanjuntak. “Urgensi Pembelajaran Etika Kristen Terhadap Pembentukan Karakter Mahasiswa.” CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 2024, 189–202.

Vhumani Magezi. “Towards Effective Pastoral Caregiving within Contemporary Post-Colonial Praxis in Africa: A Discernment of Care Needs for ‘Now’ and ‘Intervention’ Propositions.” Religions, 2024, 789.

Mira Mareta. “Pendidikan Humanis dalam Keluarga.” QAWWAM, 2019, 18–39.

Margareta Margareta and Romi Lie. “Pelayanan Misi Kontekstual di Era Masyarakat Digital.” Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 2023, 44–51.

Saepudin Mashuri. “Integrasi Nilai Multikultural Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Daerah Pasca Konflik.” Pendidikan Multikultural, 2021, 79–95.

Yornan Masinambow and Yosef Nasrani. “Pendidikan Kristiani sebagai Sarana Pembentukan Spiritualitas Generasi Milenial.” PASCA : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 2021, 64–81.

Mawida. “Metode Penginjilan Kontekstual Terhadap Penganut Marapu di Sumba.” Jurnal Arrabona, 2023, 15–33.

Dwi Meinanto, Bobby Kurnia Putrawan, and Amran Simangunsong. “Degradasi Moral Generasi Z: Suatu Tinjauan Etis Teologis terhadap Penggunaan Internet.” IMMANUEL: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 2022, 21–32.

Reinardus L Meo. “Sumbangan Etika Global Hans Küng Demi Terwujudnya Perdamaian Dan Relevansinya Bagi Indonesia.” Jurnal Ledalero, 2019, 103–21.

Jefrit Johanis Messakh and Esti Regina Boiliu. “Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Memerangi Radikalisme dan Ekstremisme: Menumbuhkan Cinta, Perdamaian, dan Rasa Hormat.” MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja, 2023, 81–99.

Hadi Miter, Sudianto, and Kinurung Maleh Maden. “Gereja Kalimantan Evangelis Menyikapi Proyek Ibu Kota Negara Baru.” Jurnal Teologi Pambelum, 2022, 63–83.

Yanuarius Muni. “Komunikasi Kristiani: Melawan Desakralisasi Diri di Media Sosial.” MELINTAS, 2020, 195–218.

Unika Putry Mutiarani, Iztiyaul Nur Karimah, and Yudistira Phrygian Syarafa. “Etika Komunikasi dalam Penggunaan Media Sosial di Kalangan Mahasiswa.” Jurnal Harmoni Nusa Bangsa, 2024, 205–15.

Lewisinki Naftaliance, Fibry Jati Nugroho, and Iskak Sugiyarto. “Tinjauan Terhadap Pelayanan Yang Relevan Oleh Unlimited Fire Youth Conference.” Matheteuo: Religious Studies, 2021, 1–10.

Tio Nursarida Nainggolan. “Pendidikan Kristiani Sebagai Core Value Dalam Pembentukan Karakter Remaja Generasi Z.” JURNAL TERUNA BHAKTI, 2024, 154–62.

Timothy Nathaniel Halim, Nicodemus Widiutomo, Jessica Martha, Tumpahan Manik, Rocky Nagoya, and Manlian Ronald A. Simanjuntak. “Strategi Multiplikasi Kepemimpinan Transformasional untuk Menjangkau Generasi Z pada Era Disrupsi Digital Pasca Covid-19 di Indonesia.” COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 2024, 173–85.

Zuniasa Nazara. “Peranan Etika Kristen Dalam Membangun Pranikah Yang Kudus Bagi Remaja Kristen.” Ra’ah: Journal of Pastoral Counseling, 2021, 29–34.

Julio Eleazer Nendissa. “Kajian Teologis Kristis Terhadap Pelayanan Online Di GMIM Syaloom Karombasan Pada Masa Pandemi Covid-19.” Jurnal Teologi Cultivation, 2021, 141–58.

Jear Nenohai. “Implikasi Pedagogi Paulo Freire dan Antonia Harder Terhadap Tindak Pidana Perdagangan Manusia di Nusa Tenggara Timur.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 2021, 71–89.

Ramli Nur. “Respon Agama-Agama Terhadap Spiritualisme.” Jupiis: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 2013, 1–13.

Okta Ostawa, Ayu Rotama Silitonga, and Brian Marpay. “Strategi Pelayanan Misi Kontekstual Terhadap Generasi Z Yang Percaya Dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi Dan Komunikasi.” Predica Verbum: Jurnal Teologi dan Misi, 2023, 109–21.

Vicky BGD Paat. “Christian Mission, Spiritual Leadership and Personality Development of the Digital Generation.” 2022.

Justice Zeni Zari Panggabean. “Pendidikan Kristiani Transformatif: Kritik Terhadap Kurikulum Katekisasi Gereja Berdasarkan Filsafat Pedagogi Paulo Freire.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 2022, 330–48.

Yohanes Parapat. “Servant Leadership Dalam Organisasi Kristen: Antara Gaya Kepemimpinan dan Ciri Utama.” Jurnal Teologi Praktika, 2021, 143–55.

Hakmoni Daud Parhusip and Yohanes Joko Saptono. “Berjumpa Kemajemukan dalam Ruang Virtual: Upaya Membangun Toleransi melalui Pendidikan Kristen.” Jurnal Teologi Gracia Deo, 2024, 189–98.

Nimrod Faberland Pasaribu, Exson Pane, and Bartolomeus Diaz Nainggolan. “Merengkuh Legasi Dimensi Kepemimpinan Yesus bagi Peradaban Digital.” Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja, 2022, 148–62.

Ramanta Deal Pasinggi. “Tinjauan Teologis Mengenai Pemuridan Terhadap Pemuda Generasi Z Era Digital di Gereja Toraja.” In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi, 2023, 85–97.

Stella Yessy Exlentya Pattipeilohy. “Pendidikan Teologi Multikultur: Sebuah Sumbangan Pete Ward.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 2020, 131–52.

Jhon Leonardo Presley Purba and Priyantoro Widodo. “Kajian Etis Penggunaan Isu Agama dalam Politik Polarisasi.” THRONOS: Jurnal Teologi Kristen, 2021a, 75–90.

Jhon Leonardo Presley Purba and Priyantoro Widodo. “Kajian Etis Penggunaan Isu Agama dalam Politik Polarisasi.” THRONOS: Jurnal Teologi Kristen, 2021b, 75–90.

Aldrin Purnomo, Arie Agustin, Rima Kurnia, Frederik Patar, Wadison Petrus, and Wiwiet Arie Shanty. “Revitalisasi Konsep Amanat Agung dalam Matius 28 : 18-20 dan Implementasinya bagi Penginjilan di Masa Pandemi.” REAL DIDACHE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 2021, 81–94.

Paulus Purwoto, Suhadi Suhadi, and Paulus Kunto Baskoro. “Peranan Alkitab Sebagai Otoritas Tertinggi dan Aplikasinya Dalam Misi Gereja Masa Kini.” Jurnal teologi Berita Hidu, 2022, 181–95.

Ricky D. Montang. Doktrin Tentang Allah (Teologi Proper). CV. Ruang Tentor, Gowa, 2023.

Piero Rinaldo, John J. O’Shea, Roy D. Welch, and Kay Tanaka. “The enzymatic basis for the dehydrogenation of 3-phenylpropionic acid: In vitro reaction of 3-phenylpropionyl-CoA with various acyl-CoA dehydrogenases.” Pediatric Research, 1990, 501–7.

Dewi Magdalena Rotua, Susanti Birahim, and Happy Wahyu Nizar. “Teologi Sistematika dan Pendidikan Kristen di Gereja.” Jurnal Teologi Pambelum, 2025, 67–82.

Daniel E. Runtuwene and David Kristanto. “Sermon on the Mount and Christian Leadership in the Era of the Internet of Things.” 2022.

Teddy Chalwe Sakupapa. “Tracking the Decolonial in African Christian Theology : A Southern African Perspective on Mission from the Margins as a Decolonial Mode of Mission.” International Review of Mission, 2023, 202–17.

Joko Santoso, Seri Damarwanti, I Made Priana, Teguh Bowo Sembodo, and Anthoneta Taru PA. “Transformasi Fondasi Iman Kristen dalam Pelayanan Pastoral di Era Society 5.0.” Jurnal Teologi Berita Hidup, 2021, 19–35.

Wulandari Saputri, Panggih Priyambodo, Winarto Winarto, and H. B. A. Jayawardana. “Penguatan Fungsi dan Peran Sekolah: Solusi Pembelajaran Sains bagi Generasi Y dan Z di Era 4.0.” BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 2022, 54–68.

Anon Dwi Saputro and Daniel Lindung Adiatma. “Rekonsiliasi Melalui Pembaruan Misi PL dan Pengaruh Sosial Kisah Para Rasul 15 dalam Ekklesia Multikultural.” LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial dan Budaya, 2024, 63–82.

Anisca Dyah Permata Sari and Setyabudi Indartono. “Teaching Religious Tolerance Through Social Studies Education Based On Multicultural Approach.” 2019.

Marchelin Sarubang. “Menjadi Gereja yang Ramah.” CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika, 2023, 357–74.

Nindyo Sasongko. “Interaksi Kelas Sebagai Formasi Spiritualitas Partisipatif.” Jurnal Teologi, 2016, 41–58.

Vania Sharleen Setyono, Jeanette Josephine Mintardjo, and Christiani Pratika Pingkan. “Persekutuan Dewasa Muda Kontekstual Yang Peduli Isu Kesehatan Mental Di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Bromo.” Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi, 2023, 147–63.

P. Shih, H. Worth, J. Travaglia, and A. Kelly-Hanku. “Pastoral power in HIV prevention: Converging rationalities of care in Christian and medical practices in Papua New Guinea.” Social Science & Medicine, 2017, 51–58.

Desi Sianipar, Wellem Sairwona, Johanes Waldes Hasugian, Yunardi Kristian Zega, and Nova Ritonga. “Pendidikan Kristen Antisipatif-Transformatif: Revitalisasi Fungsi Didaskalia untuk Ketahanan Pemuda Kristen di Era Transnasionalisme.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 2022, 761–81.

Khoirul Anam Siddeh and Maskuri - Bakri. “PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM ISLAM ‘Toleransi Beragama Dalam Kehidupan Masyarakat.’” el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 2021, 93–109.

Binsen S. Sidjabat. “Meretas Polarisasi Pendidikan Kristiani.” Indonesian Journal of Theology, 2019, 7–24.

Indra Richard Sigarlaki. “Transformasi Hidup Dalam Kekudusan: Upaya Peningkatan Moralitas Kepemimpinan Gereja.” Manna Rafflesia, 2024, 476–89.

Selatieli Sihura. “Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Kemiskinan.” Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 2022, 119–42.

Boy Anto Ando Silitonga, Jefrit Johanis Messakh, Lamhot Naibaho, and Djoys Anneke Rantung. “Analisis Kapitalisme Max Weber sebagai Jalan Pendidikan Agama Kristen Menghadapi Kemiskinan.” Harati: Jurnal Pendidikan Kristen, 2024, 189–204.

Fredy Simanjuntak. “Larut tapi Tidak Hanyut: Sebuah Refleksi Spiritualitas Gereja dalam Pusaran Teknologi di Masa Pandemi Covid-19.” DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika, 2022, 52–62.

Fredy Simanjuntak, Irfan F Simanjuntak, Fransiskus Irwan Widjaja, and Yudhy Sanjaya. “Dari Spiritualitas kepada Moralitas : Pelajaran Kepemimpinan dari Kehidupan Yusuf.” EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 2021, 251–75.

Simon Simon, Tan Lie Lie, and Heppy Wenny Komaling. “Prinsip-Prinsip Etika Kristiani Bermedia Sosial.” Danum Pambelum: Jurnal Teologi Dan Musik Gereja, 2021, 56–68.

John J. Sosik, Weichun Zhu, and Anthony L. Blair. “Felt Authenticity and Demonstrating Transformational Leadership in Faith Communities.” Journal of Behavioral and Applied Management, 2011a, 1–13.

John J. Sosik, Weichun Zhu, and Anthony L. Blair. “Felt Authenticity and Demonstrating Transformational Leadership in Faith Communities.” Journal of Behavioral and Applied Management, 2011b, 1–13.

Adhika Tri Subowo. “Membangun Spiritualitas Digital bagi Generasi Z.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 2021, 379–95.

Eko Sulistyo, Talizaro Tafonao, and Septerianus Waruwu. “Memahami Peran Generasi dalam Tonggak Kepemimpinan: Menavigasi Tantangan dan Peluang Gereja di Era Digital Sebagai Bagian dari Relevansi Pelayanan.” Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2024, 87–105.

Leonard Sumule. “Implementing Andragogy In Indonesian Theological Schools.” Jurnal Jaffray, 2018, 77–85.

Made Nopen Supriadi and Yohanes Dian Alpasa. “Studi Integratif Teologi Dan Media Sosial.” Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi, 2022, 41–55.

Karl Inge Tangen. “S-E-R-V-E.” Scandinavian Journal for Leadership and Theology, 2024, 605–31.

Rahmiati Tanudjaja. Spiritualitas Kristen & Apologetika Kristen. Literatur Saat, Malang, 2018.

Melda Tessy, Ester Padama, Kessy Karolina Uluk, Libertini Bitara, and Virginia Michella Bano. “Generasi Z sebagai Kaum Muda Gereja dan Kedewasaan Rohani.” Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 2023, 145–50.

Hendrik Bernardus Tetelepta and Joni Manumpak Parulian Gultom. “Kontekstual Sinergisitas Gereja Dan Influencer Rohani Dalam Pembangunan Spiritual Generasi ‘Z.’” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 2022, 308–28.

Petros Vassiliades. “Contextuality and Catholicity: The Task of Orthodox Theology in Ecumenical Theological Education.” International Review of Mission, 2009, 37–48.

Maria Veronica. “Pendidikan Konseling Kristianistik: Refleksi Kritis melalui Terang Henri Nouwen.” Harati: Jurnal Pendidikan Kristen, 2022, 184–98.

R.F. Bhanu Viktorahadi, Mohammad Taufiq Rahman, and Muhtar Solihin. “Analisis Nilai-Nilai Multikultural pada Buku Teks Pelajaran Agama Katolik dan Budi Pekerti Kurikulum 2013.” Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya, 2021, 31–46.

Brian A. De Vries. “Towards a global theology: Theological method and contextualisation.” Verbum et Ecclesia, 2016, 1–14.

Yamotani Waruwu. “Pendidikan Agama Kristen Dalam Era Ai: Menggunakan Kecerdasan Buatan Untuk Personalisasi Pembelajaran Spiritual.” Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja, 2024, 151–65.

Stéphan Van der Watt. “Re-appreciating the significance of historical perspectives and practices on reformed pastoral theology and care today.” STJ | Stellenbosch Theological Journal, 2018, 1–13.

Yahya Wijaya. “Negotiating Popular Culture and Public Theology in the Indonesian Context.” International Review of Mission, 2024, 128–42.

Yahya Wijaya. “Placing business ethics in contextual theological education.” International Journal of Public Theology, 2017, 110–25.

Jeniffer Pelupessy Wowor. “Partisipasi pendidikan Kristiani di ruang publik dalam menunjang deradikalisasi.” Kurios, 2021, 108.

teologi kristen

Published

29 June 2026

How to Cite

Teologi Kristen di Tengah Perubahan Zaman: Refleksi Iman, Gereja, dan Kehidupan Kontemporer. (2026). Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas. https://publisher.yayasanyutapendidikancerdas.com/index.php/yutapress/catalog/book/61