KUNCI KEBUGARAN OPTIMAL: Integrasi Latihan, Nutrisi, dan Pemulihan
Keywords:
kebugaran, latihan, nutrisi, pemulihanSynopsis
Cetakan pertama: Januari, 2026
Ukuran: B5: 18,2 x 25,7 cm
Halaman: x, 129
ISBN: Sedang dalam proses pengajuan
Harga: Rp.76.000,-
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, Book Chapter Kunci Kebugaran Optimal: Integrasi Latihan, Nutrisi, dan Pemulihan ini dapat tersusun dan hadir di tengah-tengah pembaca. Sebagai Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Ganesha, saya menyambut dengan penuh apresiasi terbitnya karya ilmiah yang komprehensif ini.
Kebugaran jasmani pada era modern tidak lagi dipandang sebatas aktivitas fisik semata, tetapi sebagai sebuah sistem yang melibatkan pemahaman ilmiah mengenai latihan, pola makan, dan strategi pemulihan yang tepat. Integrasi ketiga aspek tersebut menjadi pondasi kuat dalam membangun gaya hidup sehat, meningkatkan performa, serta mencegah risiko penyakit. Oleh karena itu, peningkatan kebugaran menjadi kebutuhan mendesak bagi mahasiswa, praktisi, pendidik, pelatih, dan masyarakat umum.
Book chapter ini disusun oleh para akademisi dan praktisi yang kompeten di bidangnya, memberikan kajian berbasis sains sekaligus contoh aplikatif yang dapat diterapkan dalam konteks pendidikan, olahraga prestasi, maupun kesehatan masyarakat. Kehadiran buku ini diharapkan mampu menjadi rujukan ilmiah, media pembelajaran, dan inspirasi untuk mengembangkan program kebugaran yang holistik dan berkelanjutan.
Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh penulis, editor, dan tim yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pemikiran dalam penyusunan karya ini. Semoga buku ini membawa manfaat yang luas, memperkaya wawasan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya integrasi latihan, nutrisi, dan pemulihan dalam kehidupan sehari-hari. Akhir kata, saya berharap karya ini dapat menjadi kontribusi nyata Fakultas Olahraga dan Kesehatan Undiksha dalam memajukan literasi kebugaran di Indonesia.
Downloads
References
Fédération Internationale de Football Association (FIFA). (2021). Futsal Laws of the Game 2021/22. Zurich: FIFA.
Lopes, A., Silva, A., & Costa, M. (2018). The effectiveness of FIFA 11+ warm-up program in futsal injury prevention. Journal of Sports Science & Medicine, 17(4), 568–575.Mathew, J., Samuel, R., & Chauhan, A. (2025). Post-Exercise Cooling Strategies in Team Sports: A Review. Sports Medicine Journal, 42(2), 112–124.
Miyamoto, N. (2012). Effect of Warm-Up on Muscle Elasticity and Performance. Journal of Applied Physiology, 112(3), 441–449.
Mukhopadhyay, S. (2022). Modern Warm-Up Techniques in Sports Training. New Delhi: Sports Science Press.
Triyanita, A. (2024). Analisis Cedera Otot pada Atlet Futsal Amatir di Indonesia. Jurnal Keolahragaan Indonesia, 10(2), 99–107.
Van Hooren, B., & Peake, J. M. (2018). Do we need a cool-down after exercise? A narrative review of the psychophysiological effects of active recovery. Sports Medicine, 48(7), 1575–1595
Diaconu, G. et al. (2023). Blue Light And Its Effects On Sleep (pp. 39–43).
Gunarsa, S. D. et al. (2021). Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kebugaran Jasmani Siswa. Jurnal Pendidikan Jasmani, Universitas Negeri Surabaya. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani/article/view/37777
Suni, E. (2025). How Much Sleep Do You Need? National Sleep Foundation. https://www.sleepfoundation.org/how-sleep-works/how-much-sleep-do-we-really-need
Widianto, B. K. et al. (2025). Peran Tidur Yang Cukup Untuk Menjaga Kebugaran Jasmani Mahasiswa Pendidikan Jasmani, 15(5), Pp. 413–418.
Doe, J. (2021). Understanding sports injuries and treatments. Sports Science Press.
Johnson, M. (2017). Physical therapy for sports injuries. Health Publishing.
Jones, A., & Lee, P. (2018). Sports injuries and recovery. Medical Journal of Sports Science, 14(2), 123-135.
Smith, R. (2020). The importance of physical activity and its health benefits. Physical Education Review, 22(1), 67-72.
Williams, T. (2019). Acute injuries in sports: Prevention and treatment. Sports Injury Insights, 5(3), 42-50.
Almatsier, S. (2011). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia Pustaka Utama.
Arisman. (2010). Gizi Dalam Daur Kehidupan. EGC.
Irianto, D. P. (2017). Panduan Gizi Olahraga. PT Remaja Rosdakarya.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Pedoman Gizi Seimbang. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenpora RI. (2018). Pedoman Nutrisi Atlet Indonesia. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta.
Sulistyoningsih, H. (2011). Gizi untuk Kebidanan. Graha Ilmu.
Wijayanti, R. (2020). Nutrisi Untuk Aktivitas Fisik dan Olahraga. Deepublish.
Bunker, D., & Thorpe, R. (1982). A model for the teaching of games in secondary schools. Bulletin of Physical Education, 18(1), 5–8.
Deutsch, M. (1949). A theory of cooperation and competition. Human Relations, 2(2), 129–152.
Dyson, B., & Casey, A. (2016). Cooperative learning in physical education: A research-based approach. Routledge.
Hellison, D. (2011). Teaching personal and social responsibility through physical activity (3rd ed.). Human Kinetics.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2017). Cooperation and competition: Theory and research. Interaction Book Company.
Lumpkin, A., Stoll, S. K., & Beller, J. M. (2012). Sport ethics: Applications for fair play (4th ed.). McGraw-Hill.
Sage, G. (1998). Power and ideology in American sport: A critical perspective. Human Kinetics.
Siedentop, D., Hastie, P., & van der Mars, H. (2019). Complete guide to sport education (3rd ed.). Human Kinetics.
Adyana, P. (2019). Pengaruh latihan aerobik terhadap peningkatan kebugaran jasmani. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 8(1), 45–52.
American College of Sports Medicine. (2023). ACSM’s Guidelines for Exercise Testing and Prescription. Lippincott Williams & Wilkins.
Nurhidayat, A. R. (2025). Profil aktivitas fisik, antropometri, dan kebugaran jasmani mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani Universitas Pamulang. Jurnal Pendidikan, Informatika dan Humaniora, 1(1), 48–60.
Rahmadani, N., & Saputra, H. (2021). Pengaruh latihan lari dan joging terhadap peningkatan VO₂max mahasiswa. Sport Science and Health Journal, 3(1), 20–30.
Salmon, P. (2001). Effects of physical exercise on anxiety, depression, and sensitivity to stress. Clinical Psychology Review, 21(1), 33–61.
Wulandari, S., & Ardiansyah, R. (2020). Hubungan aktivitas jogging dengan kebugaran jasmani remaja. Jurnal Olahraga Nusantara, 3(2), 112–121.
Published
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.