Moderasi Beragama sebagai Pilar Wawasan Kebangsaan di Era Globalisasi

Authors

Erikana Laia; Yohanes Nduru; Rusdi Parsaulian; Deskerlin; Edison; Paskah Parlaungan Purba; Jefferson Sihombing; Funixman Katili; Bikner Hutagaol; Jeferson Sihombing; Dorce Pasuang; Anneke Mofu; Septerianus Waruwu; Rinetje Adriansz; Asi Pangodian; Tiarmauli Sitanggang; Sahat Lambok Sihombing; Rudy Cahya Kurniawan

Keywords:

Era Globalisasi, Moderasi Beragama, Wawasan Kebangsaan

Synopsis

Cetakan pertama: Desember, 2025

Ukuran: B5: 18,2 x 25,7 cm

Halaman: vii, 213

ISBN: 978-634-04-6096-4 (PDF)

 

Harga: Rp.115.000,-

 

Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas kasih, bimbingan, dan penyertaan-Nya, buku yang berjudul “Moderasi Beragama sebagai Pilar Wawasan Kebangsaan di Era Globalisasi” ini dapat diselesaikan dengan baik. Kehadiran buku ini berangkat dari kebutuhan mendesak untuk memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di tengah perubahan global yang begitu cepat, kompleks, dan sering kali memicu gesekan identitas, polarisasi sosial, serta tantangan terhadap persatuan bangsa.

Era globalisasi membuka ruang interaksi yang luas antarindividu, budaya, dan agama. Di satu sisi, hal ini menciptakan kesempatan besar bagi kerja sama dan pemahaman lintas batas. Namun di sisi lain, globalisasi juga menghadirkan risiko meningkatnya intoleransi dan radikalisme jika tidak disertai kemampuan untuk memahami keberagaman secara bijaksana. Karena itu, moderasi beragama menjadi sangat penting sebagai fondasi yang tidak hanya menjaga harmoni sosial, tetapi juga memperkuat wawasan kebangsaan yang berlandaskan Pancasila.

Melalui buku ini, para penulis berupaya menyajikan kajian kritis dan reflektif mengenai peran moderasi beragama dalam membangun masyarakat yang inklusif, toleran, dan berkeadaban. Buku ini tidak hanya mengulas konsep, tetapi juga memberikan perspektif praktis mengenai bagaimana nilai-nilai moderat dapat diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan demikian, buku ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus inspirasi bagi seluruh pembaca dalam memperkuat semangat kebangsaan di tengah dinamika global.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh contributor, akademisi, peneliti, dan praktisi, yang telah memberikan pemikiran, pengalaman, serta kontribusinya dalam penyusunan buku ini. Apresiasi yang tulus juga kami sampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung proses penerbitan karya ini, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Akhir kata, kami berharap buku ini dapat menjadi referensi berharga bagi para pendidik, mahasiswa, tokoh agama, pegiat kebangsaan, serta seluruh masyarakat yang peduli terhadap pembangunan kehidupan beragama dan berbangsa yang harmonis. Kiranya karya ini mampu memperkuat kesadaran bahwa moderasi beragama bukan semata konsep, tetapi sebuah sikap hidup yang penting untuk merawat persatuan, menjaga kerukunan, dan membangun masa depan Indonesia yang damai, inklusif, dan berkeadilan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, M. A. Multidisiplin, Interdisiplin, Dan Transdisiplin: Metode Studi Agama Dan Tantangan Keilmuan. Yogyakarta: IB Pustaka., 2019.

Anwar, M. Moderasi Beragama Dan Tantangan Kebangsaan Di Era Globalisasi. Jakarta: Prenadamedia Group., 2021.

Azra, Azyumardi. Indonesia, Islam, and Democracy: Dynamics in a Global Context. Singapore: Equinox Publishing, 2006.

Franz Magnis-Suseno. Etika Politik: Prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern. Jakarta, 2018.

Hidayat. Agama Untuk Kemanusiaan: Moderasi Beragama Dalam Praktik Sosial. Jakarta: LP3ES., 2020.

Islamy, A. Moderasi Beragama Dalam Ideologi Pancasila. POROS ONIM, 2022.

Kaelan. Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma., 2013.

———. Pendidikan Pancasila. (Yogyakarta: Paradigma), 2017.

Kaelan & Yudi Latif. Filsafat Pancasila: Pandangan Hidup Bangsa Indonesia. Yogyakarta, 2017.

Kementerian Agama Republik Indonesia. Panduan Implementasi Moderasi Beragama. Jakarta: Kemenag RI., n.d.

Kementerian Agama Republik Indonesia. Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, 2021.

———. Roadmap Moderasi Beragama 2020–2024. (Jakarta: Kemenag RI), 2020.

Kementerian Agama RI. Moderasi Beragama. (Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, n.d.

Khamami Zada. Dialog Lintas Iman Dan Etika Kebangsaan (Jakarta: Rajawali Pers,. (Jakarta: Rajawali Pers, 2019.

Latif, Y. Etika Sosial: Dasar Dan Prinsip Hidup Bersama. Jakarta: Kanisius., 2018.

Lickona, Thomas. Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books, n.d.

Luthfi Assyaukanie. Islam and the Secular State in Indonesia. ISEAS Publishing, 2009.

Madjid, N. Islam, Doktrin, Dan Peradaban. Jakarta: Paramadina., 1992.

Magnis-Suseno, F. Etika Sosial: Dasar Dan Prinsip Hidup Bersama. Jakarta: Kanisius., 2017.

Mulyana. Pendidikan Nilai Dan Moderasi Beragama Di Indonesia. (Bandung: Alfabeta, n.d.

Mulyana, R. Pancasila Dan Tantangan Pluralisme Agama. Bandung: Alfabeta., 2021.

Nurcholish Madjid. Islam, Kemodernan, Dan Keindonesiaan. Bandung: Mizan, 2015.

Prof. Dr. Hamka Haq, MA. Hamka, Pancasila Dan Agama. Jakarta: Pustaka, 2010.

Rahardjo, D. Moderasi Beragama Di Era Digital: Strategi Dan Tantangannya. Jakarta: Kencana., 2022.

RI., Kemenag. Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI., n.d.

Soekarno. Pidato Pembukaan Konstitusi. Jakarta:, 1945.

Yudi Latif, Negara Paripurna. Historisitas, Rasionalitas, Dan Aktualitas Pancasila. Jakarta: Gramedia, 2018.

Zada, K. Dialog Antaragama Dan Tantangan Pluralisme Di Indonesia. Bandung: Mizan., 2020.

Silvia Wiguno, 2Dwi Maria Handayani. (2025). Komunikasi Injil dalam Masyarakat Plural: Integrasi Prinsip Lausanne dan Toleransi Pancasila. Jurnal Teologi, Pendidikan,Dan Misi Integran, 02(2), 114–115.

Adiatmo, K. (2024). Strategi Komunikasi Yesus dengan Perempuan Samaria Menurut Yohanes 4: 7-26 dan Implikasinya dalam Pengajaran Injil Kontemporer. Jurnal Ilmiah Tafsir Alkitab, 1(1), 1–10.

Adiprasetya, J. (2013). In Search Of A Christian Public Theology In The Indonesian Context Today. Diskursus - Jurnal Filsafat Dan Teologi Stf Driyarkara, 12(1), 103–124. https://doi.org/10.36383/diskursus.v12i1.121

Alhamdi, R., & Pratiwi, S. (2024). E-Spiritualitas: Ekspresi Keagamaa Individu di Dunia Maya (Kajian Perbandingan E-Spritualitas di Berbagai Platform Media Sosial: Facebook, Twitter, dan Instagram). ATLAS: Journal of Research and Islamic Thought Studies, 3(02), 115–129.

Appiah-Kubi, F., & Karikari, I. O. (2020). Jurgen Moltmann’s Theology of Hope and the Task of Public Theology in Ghanaian Context. E-Journal of Humanities, Arts and Social Sciences, No, 165–173.

Aprilia, P. D. (2024). Peran Gereja Dalam Menghadapi Tantangan Kerukunan Umat Beragama Di Indonesia. Teologis-Relevan-Aplikatif-Cendikia-Kontekstual, 3(1), 23–41. https://doi.org/10.61660/track.v3i1.118

Ashoumi, H., Istikromul Umamik, M., Milahudin, S., Zainuri, M., & Sa’diyah, C. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dan Implikasinya Terhadap Sikap Sosial Mahasiswa. Attanwir : Jurnal Keislaman Dan Pendidikan, 14(1), 1–10. https://doi.org/10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v14i1.328

Bagir, Z. A., & Arianingtyas, R. (2019). Membatasi Tanpa Melanggar Hak Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan. Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS) Progam Studi Agama ….

Barutu, P., Sembiring, N. K., Hutagalung, S., & Ferinia, R. (2022). Partisipasi Gereja Mengantisipasi Bencana Alam dengan Kolaborasi Pentaheliks melalui Pemaksimalan Program Mitigasi dalam Masyarakat. MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.52220/magnum.v3i1.131

Beragama, K. U. (2023). Jurnal Eksplorasi Teologi. 66–80.

Bevans, S. B., & Schroeder, R. P. (2012). Prophetic Dialogue: Reflections on Christian Mission Today. Manila: Logos Publications, 266.

Bevans, S. B., Schroeder, R. P., & Schroeder, R. (2004). Constants in context: A theology of mission for today (Vol. 30). Orbis Books.

Blomberg, C. L. (1990). Interpreting the Parables (Downers Grove, IL. Ill: Inter.

Campbell, H. A., & Tsuria, R. (2021). Digital religion: Understanding religious practice in digital media. Routledge.

Casanova, J. (1994). Public religions in the modern world. University of Chicago press.

Church, A., & Church, H. (1965). on the Right of the Person and of Communities Promulgated By His Holiness. 55(1963), 1–7.

De Gruchy, J. W. (1997). Christianity and Democracy: A Theology for a Just World Order. Journal of Church and State, 39(1), 161–162.

Gole, H., & I Made Sudhiarsa, R. (2024). Pentingnya Teologi Dialog dalam Menghadapi Intoleransi dan Diskriminasi Agama di Indonesia (Perspektif Teologi Dialog Interreligius Armada Riyanto). Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal, 2(8), 706–720. https://doi.org/10.57185/mutiara.v2i8.236

Harefa, F. L. (2018). Peranan Kaum Awam Dalam Pelayanan Gereja. Scripta, 5(1), 26–48.

Hauerwas, S. (1991). The peaceable kingdom: A primer in Christian ethics. University of Notre Dame Pess.

Hick, J. (2010). Between faith and doubt: Dialogues on religion and reason. Springer.

Hollenbach, D. (2002). The common good and Christian ethics (Vol. 22). Cambridge university press.

Hukum, F., & Lampung, U. (2013). 10200-18622-1-Pb (1). 2(39).

Hulu, E. (2021). Misi Kerajaan Allah Dan Implikasinya Bagi Gereja Masa Kini. Jurnal Missio Cristo, 4(2), 120–130.

Ilmiah, J., & Pendidikan, W. (2025). 3 1* 2, 3. 11(June), 425–432.

Keith, L. C. (1999). The United Nations International Covenant on Civil and Political Rights: Does it make a difference in human rights behavior? Journal of Peace Research, 36(1), 95–118. https://doi.org/10.1177/0022343399036001006

Keller, T. (2016a). Making sense of God: Finding God in the modern world. Penguin.

Keller, T. (2016b). Preaching: communicating faith in an age of skepticism. Penguin.

Latif, Y., & Historisitas, N. P. (2015). Rasionalitas, dan Aktualitas Pancasila. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Laurentia Donna Maria, & Setyobekti, A. B. (2024). Kristen Progresif Sebagai Inflitrasi Gerakan Zaman Baru ke dalam Gereja Kontemporer. PASCA : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 20(2), 83–95. https://doi.org/10.46494/psc.v20i2.358

Lencioni, P. M. (2002). The five dysfunctions of a team: A leadership fable. John Wiley & Sons.

Mahendra, Y. (2025). KEPEMIMPINAN GEREJA DAN RADIKALISME : STUDI RESPONS PASTORAL TERHADAP INTOLERANSI ( Church Leadership and Radicalism : A Study of Pastoral Responses to Religious. MATHEO: Jurnal Teologi/Kependetaan, 15(1), 1–15.

Marbun, J. (2024). Pertumbuhan Gereja Dan Moderasi Beragama: Harmonisasi Di Ruang Publik. Jurnal Review Pendidikan Dan …, 7, 3. Retrieved from http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/view/33232%0Ahttp://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/download/33232/21953

Marty, M. E., & Appleby, R. S. (1994). Fundamentalisms observed (Vol. 1). University of Chicago Press.

May, A. (2024). Imago Dei and Soul. KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen, 5(1), 1–18. https://doi.org/10.34307/kamasean.v5i1.279

Mbiti, J. S. (2015). Introduction to African religion. Waveland Press.

Miller, V. J., & Miller, V. J. (2005). Consuming religion: Christian faith and practice in a consumer culture. Bloomsbury Publishing USA.

Moltmann, J. (1993). The church in the power of the Spirit: A contribution to messianic ecclesiology. Fortress Press.

Mouw, R. J. (2011). Uncommon decency: Christian civility in an uncivil world. InterVarsity Press.

Mubarok, A. R., & Sunarto, S. (2024). Moderasi Beragama di Era Digital: Tantangan dan Peluang. Journal of Islamic Communication Studies, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.15642/jicos.2024.2.1.1-11

Mujani, S. (2019). Explaining religio-political tolerance among Muslims: Evidence from Indonesia. Studia Islamika, 26(2), 319–351.

Newbigin, L. (1989). The gospel in a pluralist society. Wm. B. Eerdmans Publishing.

Nouwen, H. J. M. (2013). The wounded healer: Ministry in contemporary society. Image.

Nurwindayani, E., Tambunan, F., Kedisiplinan, P., Korintus, B., Manumpak, J., Gultom, P., … Nduru, F. (2023). Bagi Pertumbuhan Rohani Mahasiswa Sekolah Tinggi. Illuminate: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 4(1), 11–22.

Objantoro, E. (2018). Enggar Objantoro, Religious Pluralisme and Christian Responses RELIGIOUS PLURALISM AND CHRISTIAN RESPONSES. Krajan, Kel. Susukan, Kec. Ungaran Timur, 2(1), 1–9.

Ondang, R. J., & Kalangi, S. R. (2023). Pemanfaatan Media Digital dalam Pelayanan Gerejawi. TELEIOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 3(1), 62–76. https://doi.org/10.53674/teleios.v3i1.79

Padilla, C. R. (2010). Mission between the Times: Essays on the Kingdom. Langham Publishing.

Panjaitan, J., & Setiawan, D. E. (2025). Implementasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Konteks Pemberitaan Injil di Indonesia: Pendekatan Harmoni dan Dialog Antaragama. Jurnal Teologi Berita Hidup, 7(2), 206–221.

Piper, J. (2011). Desiring god: Meditations of a Christian hedonist. Multnomah Books.

Prakosa, P. (2022). Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 4(1), 45–55. https://doi.org/10.37364/jireh.v4i1.69

Pranoto, M. M. (2006). Kehendak Bebas di Dalam Teologi Martin Luther.

Putra, Y. D., & Keluanan, A. (2024). Teologis Terhadap Pemberitaan Injil. 2(10), 1462–1472.

Putri, P. (2024). Peran Gereja Untuk Menjaga Etika dalam Menggunakan Aplikasi Tiktok. MAGENANG: Jurnal Teologi Dan …, 5(1), 46–55. https://doi.org/10.51667/mjtpk.v5i1.1612

Rachman, B. M. (2010). Sekularisme, liberalisme, dan pluralisme. Grasindo.

Rijaal, M. A. K., Islam, U., Sunan, N., & Yogyakarta, K. (2021). Fenomena, Intoleransi, Sosial Media, Instagram, Gusdurian. 101. Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 1(2), 101–114.

Rumbi, F. P., & Sulle, Y. (2024). Rekonsiliasi dan Pengampunan. Indonesian Journal of Theology, 12(2), 225–248. https://doi.org/10.46567/ijt.v12i2.467

Samadi, M. T. (n.d.). INDONESIA RUMAH BERSAMA: MODERASI BERAGAMA DALAM PERSPEKTIF KRISTEN.

Samosir, A. R., Sianturi, R. P., & Kakunsi, E. (2022). Gereja dan krisis kebebasan beragama di Indonesia. Kurios, 8(2), 355–369. https://doi.org/10.30995/kur.v8i2.583

Sanneh, L. (2015). Translating the message: The missionary impact on culture. Orbis Books.

SARAGIH, J. R. (2024). Moderasi Kristen di Indonesia. FIDEI: JURNAL TEOLOGI SISTEMATIKA DAN PRAKTIKA Учредители: Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu, 7(2), 186–209.

Sartini, S. (2008). Etika Kebebasan Beragama. Jurnal Filsafat, 18(3), 241–272.

Setyawan, M. F., & Rohmadi, Y. (2024). Pemahaman Komunitas Gusdurian Surakarta Tentang Etika Politik Gus Dur. UIN Surakarta.

Sibarani, A. M. (2021). Ekklesiologi Gereja Dalam Relasi Kesetaraan Dan Keadilan Gender. Majalah Ilmiah METHODA, 11(1), 25–34. https://doi.org/10.46880/methoda.vol11no1.pp25-34

Silaban, B. B. H., Waruwu, J., Hutabarat, R. P., Siahaan, E. Y. P., & Hutagalung, A. (2025). Redesain Pembinaan Jemaat dalam Budaya Digital. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(7), 7577–7583. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i7.8523

Sinaga, A. V. (2024). Penggembalaan Spiral: Memaknai Perjumpaan Yesus dengan Perempuan Samaria (Yoh. 4:1-42) di Era Postmodern. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 7(1), 123–144. https://doi.org/10.34081/fidei.v7i1.551

Siringoringo, M. P. (2022). Pengaturan Dan Penerapan Jaminan Kebebasan Beragama Sebagai Hak Asasi Manusia Dalam Perspektif Uud 1945 Sebagai Hukum Dasar Negara. Nommensen Journal of Legal Opinion, 03, 111–124. https://doi.org/10.51622/njlo.v3i1.618

Stevens, R. P., & Collins, P. (1993). The equipping pastor: A systems approach to congregational leadership. Rowman & Littlefield.

Stott, J. (2015). Christian mission in the modern world. InterVarsity Press.

Stott, J. R. W., McCloughry, R., & Wyatt, J. (1984). Issues facing Christians today.

Suang Manik. (2024). Membangun Kesatuan Gereja di Tengah Keberagaman Budaya di Indonesia. Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Katolik, 3(1), 84–92. https://doi.org/10.61132/tritunggal.v3i1.901

Suhail, A. K., Lintang, D., Pahrudin, A., & Oktaviano, W. (1907). AZYUMARDI AZRA DAN MODERASI BERAGAMA DI INDONESIA Dosen , Fakultas Dirasat Islamiyah , UIN Syarif Hidayatullah Jakarta , Indonesia Abstrak Islam Azyumardi Azra dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam di Era Globalisasi dan Modernisasi yang ditulis o. Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 19(2), 737–754.

Sunarko, A. (2016). Allah Berharap pada Manusia: Teologi dengan Paradigma ‘Kebebasan.’ MELINTAS An International Journal of Philosophy and Religion (MIJPR), 32(2), 171–192.

Suryawati, N., & Syaputri, M. D. (2022). Intoleransi Dalam Pembangunan Rumah Ibadah Berdasarkan Hak Konstitusional Warga Negara. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 4(3), 433–446. https://doi.org/10.14710/jphi.v4i3.433-446

Suseno, F. M. (1991). Etika politik: Prinsip-prinsip moral dasar kenegaraan modern.

Taylor, C. (2007). A secular age. Harvard university press.

Turkle, S. (2015). Reclaiming conversation: The power of talk in a digital age. Penguin.

Van Gelder, C. (2007). The ministry of the missional church: A community led by the Spirit. Baker Books.

Volf, M. (1996). Exclusion and embrace: A theological exploration of identity, otherness, and reconciliation. (No Title).

Volf, M. (2011). A public faith: How followers of Christ should serve the common good. Brazos Press.

Volf, M., & Blair, T. (2016). Flourishing: Why we need religion in a globalized world. Yale University Press.

Volf, M., & McAnnally-Linz, R. (2017). Public faith in action: How to engage with commitment, conviction, and courage. Brazos Press.

Waldron, J. (2009). Human rights in Judaeo-Christian thought (Warsaw lecture, Human Rights Day). (December 10), 1–28. Retrieved from http://www.law.nyu.edu/sites/default/files/ECM_PRO_063948.pdf

Widiutomo, N. D. N. (2024). The Effectiveness of Church Social Media in Teaching Theology to Generation Z. Crossroad Research Journal, 1(3), 1–12.

Wijanarko, A., & Sitanggang, P. M. (2025). Panggilan Gereja dalam Memperjuangkan Hak Asasi Manusia. Didache: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 6(2), 24–42. https://doi.org/10.55076/didache.v6i2.365

Wijayanti, T. Y. (2016). Konsep Kebebasan Beragama Dalam Islam Dan Kristen [The Concept of Religious Freedom in Islam and Christianity]. Profetika: Jurnal Studi Islam, 17(01), 16.

Willard, D. (2021). Renovation of the Heart: Putting on the Character of Christ. NavPress.

Williams, T. (1993). On free choice of the will. Hackett Publishing.

Willimon, W. H. (2002). Pastor: The theology and practice of ordained ministry. Abingdon Press.

Witoro, J. (2022). Challenges of the church in facing religious pluralism and its impact on church growth in Indonesia. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 8(2), 430. https://doi.org/10.29210/020221529

Wolterstorff, N. (2010). Justice: Rights and wrongs.

Wright, C. J. H. (2025). The mission of God: Unlocking the Bible’s grand narrative. InterVarsity Press.

Wright, N. T. (2010). Simply Christian: why Christianity makes sense. Zondervan.

Wright, N. T. (2013). Paul and the Faithfulness of God. spck.

Yong, A. (2015). Hospitality and the other: Pentecost, Christian practices, and the neighbor. Orbis Books.

Achman, Ervin Aulia, Dita Humaeroh, Daris Yolanda Sari, and Agus Mulyanto. “Kepemimpinan Visioner Dalam Pendidikan Karakter.” Jurnal Educatio 9, no. 2 (2023): 1024–33.

Bakar, Resekiani Mas, and A. Putri Maharani Usmar. “Growth Mindset Dalam Meningkatkan Mental Health Bagi Generasi Zoomer.” IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol.2 No.2 (2022): 123.

Erawati, Dedet. “The Role of Leadership Role Models for Generation Z in Cirebon City.” Journal of Universal Studies Vol.4 No.2 (2024): 530–37.

Erniwati, Gea, Anwar Three Millenium Waruwu, Martina Novalina, and Ampinia Rahap Wanyi Rohy. “Peran Gereja Dalam Membentuk Karakter Remaja Kristen Di Era Kontemporer.” Sabda: Jurnal Teologi Kristen Vol. 4 No. (2023): 133–48.

Hasugian, Delima Hot Marito, and Ordekoria Saragih. “Tantangan Dan Solusi Dalam Pembentukan Karakter Pendidikan Agama Kristen Anak Di Era Digita.” Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Katolik Vol.3 No.1 (2025): 141–55.

Hia, Lurusman Jaya. “Strategi Pelayanan Misi Gereja Di Era Digital Dan Integrasi Terhadap Generasi Zillenial.” Danum Pambelum: Jurnal Teologi Dan Musik Gereja Vol.3 No.2 (2023): 187–98.

Imelda, Luki, and Yusup Rogo Yuono. “Peran Orang Tua Dan Pemimpin Rohani Bagi Pertumbuhan Iman Generasi Z Di Gereja Jemaat Kristen Indonesia Mahanaim Blitar.” Damai: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Dan Filsafat Vol.1 No.4 (2024): 01–13.

Kristyowati, Yuli. “Generasi 'Z" Dan Strategi Melayaninya.” Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani Vol.2 No.1 (2021): 23–34.

Lasut, Shirley, Johny Hardori, Sadrakh Sugiono, Yada Putra Gratia, and Eldad Channel. “Membingkai Kemajemukan Melalui Pendidikan Agama Kristen Di Indonesia.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika Vol. 4 No. (2021): 211.

Manao, Martin Luther, Mukhlis Manao, Asmat Purba, and Alon Mandimpu Nainggolan. “Spiritualitas Dan Urgensi Pemuridan Bagi Generasi Milenial.” DIDASKALIA: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol.3 No.1 (2022): 14.

———. “SPIRITUALITAS DAN URGENSI PEMURIDANBAGI GENERASI MILENIAL.” DIDASKALIA JURNAL PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN 3, no. 1 (2022): 11–25.

Naftaliance, Lewisinki, Fibry Jati Nugroho, and Iskak Sugiyarto. “Tinjauan Terhadap Pelayanan Yang Relevan Oleh Unlimited Fire

Youth Conference.” Mathetheou Vol.1 No.1 (2021): 3.

Nurlaila, Cindy, Qurrotul Aini, Sharla Setyawati, and April Laksana. “Dinamika Perilaku Gen Z Sebagai Generasi Internet.” Konsensus: Jurnal Ilmu Politik Dan Komunikasi Vol. 1 No. (2024): 96.

Padakari, Seprianus L., and Frengki Korwa. “Spiritualitas Kontekstual: Model Pendidikan Iman Kristen Dalam Menjawab Tantangan Generasi Z.” IMITATIO CHRISTO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen Vol.1 No.1 (2025): 17.

Pelmelay, Ernavina. “Korelasi Antara PAK Keluarga Dengan Pembentukan Karakter Anak.” REI MAI : JURNAL ILMU TEOLOGI DAN PENDIDIKAN KRISTEN Vol.1 No.1 (2023): 31– 37.

Prasetyo, Rizki Heri, Masduki Asbari, and Salsabila Amelia Putri. “Mendidik Generasi Z: Tantangan Dan Strategi Di Era Digital.” JISMA: Journal Of Information Systems And Management Vol. 3 No. (2024): 11.

Ratnasari, Desi, Reni Triposa, and Yonatan Alex Arifianto. “Deskripsi Kode Etik Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Perspektif Alkitabiah: Sebagai Keteladan Akademik Dan Karakter Nara Didik.” REAL DIDACHE: Journal Of Christian Education Vol.2 No.2 (2022): 101–12.

Riu, Asrinia Susanti, and Rounauly Marbun. “Alkitab Sebagai Dasar Utama Guru PAK Dalam Mengajar.” SEPAKAT: Jurnal Pastoral Kateketik Vol. 9 No. (2023): 71.

Roesmijati, R. “Teologi Pembebasan Dalam Human TraffickingDitinjau DariManusia Sebagai Gambar Allah Dan Sila Kedua Pancasila.” KINGDOM: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen Vol.2 No.2 (2022): 137–47.

Roesmijati, Roesmijati. “Antologi Eksplanatory Didaktik Pendidikan Kristen & Teologi Praktika Di Era Disrupsi: Pendidikan Agama Kristen Di Era Digital.” In Antologi Eksplanatory Didaktik Pendidikan Kristen & Teologi Praktika Di Era Disrupsi: Pendidikan Agama Kristen Di Era Digital, 86, 2024.

Rudding, Risdayana, Melda, Femi Yanti Ramme, Delly Itania Ruben, Sriweni Antika Masarrang. “TEKNOLOGI DAN HIDUP KUDUS: Bagaimana Generasi Z Mengintegrasikan Nilai-Nilai Kristen Dalam Era Digital.” JPKL: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Kearifan Lokal Vol. 5 No. (2025): 20.

Sagala, Kartika Putri, Lamhot Naibaho, and Djoys Anneke Rantung. “Tantangan Pendidikan Karakter Di Era Digital.” Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi 6, no. 1 (2024): 1–8.

Saputra, Yohanes Chandra Kurnia. “Pendidikan Agama Katolik Untuk Generasi Z: Strategi Dan Tantangan Di Era Digital.” Jurnal Pendidikan Agama Katolik (JPAK) Vol. 25 No (2025): 139–56.

Subowo, Adhika Tri. “Membangun Spiritualitas Digital Bagi Generasi Z.” DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani Vol. 5 No. (2021): 381.

Suwin, Suwin. “Membangun Strategi Misi Kontekstual Bagi Generasi Z: Memanfaatkan Teknologi Informasi Dan Komunikasi.” NCCET: Proceeding National Conference of Christian Education and Theology Vol.2 No.2 (2024): 45–57.

Suyatno, Paulus. “Pentingnya Pendidikan Agama Kristen Dalam Gereja Di Era Disrupsi.” LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial Dan Budaya Vol.5 No.2 (2022): 116–28.

Tetelepta, Hendrik Bernardus, and Joni Manumpak Parulian Gultom. “Kontekstual Sinergisitas Gereja Dan Influencer Rohani Dalam Pembangunan Spiritual Generasi Z.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Vol. 4 No. (2022): 308–28.

Warnius, Elfin, and Mortan Sibarani Waruwu. “Analisis Visi Misi Guru Pak Dalam Konteks Kurikulum Merdeka Ditinjau Dari Perspektif Filsafat Pendidikan Kristen.” Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama Dan Filsafat Vol.1 No.3 (2023): 1–22.

Wulur, Hersen Geny. “Relevansi Gereja: Mendorong Pertumbuhan Spiritualitas Generasi Z Di Tengah Budaya Individualisme.” Apokalupsis Vol. 15 No (2024): 75.

Zaluchu, Sonny Eli. “Metode Penelitian Di Dalam Manuskrip Jurnal Ilmiah Keagamaan.” Jurnal Teologi Berita Hidup Vol. 3 No. (2021): 249.

Amin, R. 2020. Moderasi Beragama Dalam Perspektif Sosial Indonesia. Jakarta: Rajawali Press.

Aminuddin, R. 2023. “Moderasi Beragama Sebagai Strategi Pembangunan Bangsa.” https://jurnalmoderasi.kemenag.go.id/index.php/moderasi/article/view/215

Azra, A. 2021. Agama, Bangsa, Dan Identitas Di Indonesia Kontemporer. Bandung: Mizan.

Bashori, U. 2022. Pendidikan Karakter Dan Moderasi Beragama. Airlangga University Press.

Basuki, H. 2023. Krisis Literasi Teologis Di Era Digital. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Casanova, J. 2018. Public Religions Revisited. London: Routledge.

Creswell, J. W. 2014. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th Ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Gunawan, S. 2022. “Dialog Lintas Iman Dan Perdamaian Sosial.” Jurnal Lisan Al-Hal 5(3):233–46. https://journal.ibrahimy.ac.id/index.php/lisanalhal/article/view/4799.

Gunawan, T. 2020. Globalisasi Dan Transformasi Praktik Keagamaan. Jakarta: Kompas.

Hefner, R. W. 2021. Religious Pluralism and Social Cohesion in Southeast Asia. ISEAS Publishing.

Hidayat, M. 2020. “Spiritualitas Kristen Dan Pelayanan Lintas Agama.” Jurnal STT Harvest Semarang. https://journalsttharvestsemarang.ac.id/index.php/jsh/article/view/105/89.

Indonesia, Kementerian Agama Republik. 2019. Moderasi Beragama: Definisi Dan Strategi Implementasi. Jakarta. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/68602/1/20. Moderasi Beragama.pdf.

Indonesia, Kementerian Agama Republik. 2023. Laporan Forum Kerukunan Umat Beragama. Kemenag RI. https://kemenag.go.id/kolom/moderasi-beragama-pilar-kebangsaan-dan-keberagaman-MVUb9.

Indonesia, Kementerian Agama Republik. 2024. Kurikulum Moderasi Beragama Untuk Pendidikan Nasional. Kemenag RI. https://kemenag.go.id/informasi/kurikulum-moderasi-beragama-2024.

Kim, J. 2021a. Religion, Digital Media, and Global Society. Palgrave Macmillan.

Kim, J. 2021b. Religion, Digital Media, and Global Society. London: Palgrave Macmillan.

Knitter, P. F. 2013. Introducing Theology of Religions (2nd Ed.). Orbis Books.

Kusumawardani, R., & Yusriadi, D. 2021. Tradisi Gotong Royong Dan Kerukunan Lintas Agama. Jakarta: LIPI Press.

Lestari, P. 2020. Pendidikan Toleransi Dan Moderasi Untuk Generasi Muda. Alfabeta.

Madjid, N. H. 2019. Islam Indonesia Dan Pluralisme. Jakarta: Paramadina.

Panikkar, R. 2018. The Cosmotheandric Experience: Emerging Religious Consciousness. New York: Orbis Books.

PGI. 2022. Laporan Kegiatan Lintas Iman Dan Kerjasama Sosial. Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia. https://pgi.or.id.

Putra, A. 2021. “Transformasi Sosial Melalui Pendidikan Nilai Moderasi.” Edupedia: Jurnal Pendidikan Islam 3(2):75–88. https://jurnal.iainkediri.ac.id/index.php/edupedia/article/view/1118.

Rahmat, F. 2019. Agama Dan Pembangunan Sosial Di Indonesia. Prenadamedia Group.

Sahlan, M. 2022. Masa Depan Moderasi Beragama Di Indonesia. Bandung: UPI Press.

Snyder, H. A. 2020. Kingdom of God and Social Ethics. Grand Rapids, MI: Baker Academic.

Snyder, H A. 2020. Kingdom of God and Social Ethics. Baker Academic.

Suseno, F. M. 2020. Keadilan Sosial Sebagai Dasar Toleransi Beragama. Gramedia.

Wahyudi, R. 2024. Digital Religion Dan Peran Media Sosial Dalam Kehidupan Beragama. Yogyakarta: UGM Press.

Wibowo, T. 2018. “Kerukunan Beragama Di Indonesia: Sejarah Dan Prospek.” Jakarta. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/52697/1/Wibowo_Toleransi dan Kerukunan.pdf.

Yewangoe, B. 2019a. Kasih Kristus Dan Etika Sosial Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Yewangoe, B. 2019b. Kasih Kristus Dan Etika Sosial Gereja. BPK Gunung Mulia.

Yulianto, D. 2021. “Moderasi Beragama Di Era Digitalisasi Indonesia.” Mimbar Pendidikan Islam 4(1):17–29. https://ejournal.stainupwr.ac.id/index.php/mimbar/article/view/422.

moderasi beragama

Published

7 December 2025

How to Cite

Moderasi Beragama sebagai Pilar Wawasan Kebangsaan di Era Globalisasi. (2025). Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas. https://publisher.yayasanyutapendidikancerdas.com/index.php/yutapress/catalog/book/43