Teologi Publik di Era Disrupsi: Suara Gereja dalam Isu Keadilan Sosial, Ekologi, dan Artificial Intelligence
Keywords:
Era Disrupsi, Artificial Intelligence, Ekologi, Gereja , Keadilan Sosial, Teologi PublikSynopsis
Cetakan pertama: Desember, 2025
Ukuran: B5: 18,2 x 25,7 cm
Halaman: vi, 161
ISBN: 978-634-04-5779-7 (PDF)
Harga: Rp.94.000,-
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas kasih, penyertaan, dan hikmat-Nya sehingga buku berjudul “Teologi Publik di Era Disrupsi: Suara Gereja dalam Isu Keadilan Sosial, Ekologi, dan Artificial Intelligence” ini dapat terselesaikan dengan baik. Kehadiran buku ini berangkat dari keprihatinan sekaligus harapan bahwa gereja perlu mengambil peran profetis dan reflektif di tengah dinamika perubahan yang begitu cepat dalam konteks sosial, lingkungan, maupun perkembangan teknologi yang kian kompleks.
Era disrupsi membawa perubahan besar dalam seluruh aspek kehidupan manusia. Keadilan sosial semakin dipertanyakan di tengah ketimpangan ekonomi dan marjinalisasi kelompok rentan; krisis ekologi kian mengancam keberlangsungan ciptaan; dan perkembangan Artificial Intelligence menghadirkan peluang sekaligus dilema etis yang menuntut respons teologis yang bijaksana. Dalam situasi seperti ini, gereja ditantang untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi tampil sebagai suara moral dan agen transformasi yang mampu menghadirkan nilai-nilai Kerajaan Allah secara nyata di ruang publik.
Melalui buku ini, para penulis berupaya menggali pemahaman teologis dan praksis mengenai peran gereja dalam menyikapi berbagai isu kontemporer tersebut. Teologi publik yang ditawarkan tidak berhenti pada tataran gagasan, tetapi mendorong gereja untuk hadir, baik melalui wacana, advokasi, pelayanan, maupun aksi nyata, guna memperjuangkan keadilan, merawat ciptaan, serta mengarahkan perkembangan teknologi agar tetap berorientasi pada kemanusiaan.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh kontributor, akademisi, peneliti, dan praktisi pelayanan yang telah memberikan pemikiran serta dedikasinya sehingga buku ini dapat diterbitkan. Penghargaan juga kami berikan kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam proses penyusunannya, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Akhir kata, kami berharap buku ini dapat menjadi sumber refleksi, inspirasi, dan rujukan bagi para teolog, pelayan gereja, mahasiswa, serta seluruh pembaca yang rindu melihat gereja hadir secara relevan, kritis, dan transformatif di tengah kompleksitas dunia modern. Kiranya karya ini menolong gereja untuk terus menjadi garam dan terang, menyuarakan kebenaran dan menghadirkan damai sejahtera Allah bagi seluruh ciptaan.
Downloads
References
Alter I. Wowor. (2018). Teologi dan Etika Politik Dalam Gereja di Zaman Post-Modern. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 1(1), 112–123.
Benediktus Denar. (2023). RESPONS GEREJA TERHADAP PERSOALAN FEMINISASI MIGRASI DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI PUBLIK. Jurnal Alternatif: Wacana Ilmiah Interkultural, 12(1), 1–18.
Craig S. Keener. (2012). Acts: An Exegetical Commentary (Vol. 1): Introduction and 1:1–2:47. Grand Rapids: Baker Academic.
David J. Bosch. (1991). Transforming Mission: Paradigm Shifts in Theology of Mission. Orbis Books.
David Tracy. (1981). The Analogical Imagination: Christian Theology and the Culture of Pluralism. Crossroad.
Eckhard J. Schnabel. (2010). Rasul Paulus Sang Misionaris: Perjalan, Strategi, dan Metode Misi Rasul Paulus. Andi.
F.X.E. Armada Riyanto. (2021). Teologi Publik: Sayap Metodologi & Praksis. Kanisius.
Frets Keriapy. (2022). Pendidikan Agama Kristen Dalam Ruang Publik Virtual: Sebuah Analisis Pemikiran Jürgen Habermas. Harati: Jurnal Pendidikan Kristen, 2(2), 120–122.
Joas Adiprasetya. (2022). Nabi dan Sahabat: Teologi Publik sebagai Keterlibatan Simbolis. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 5(2), 283–299. https://doi.org/https://doi.org/10.34307/b.v5i2.413
Julianus Mojau. (2009). Teologi Politik Pemberdayaan. Kanisius.
Kristiani Wulandari. (2018). Teologi Kontekstual di Indonesia: Pendekatan dan Implikasi. Kanisius.
Lidia J. F. Sondakh dan Marthinus Seobele. (2025). Dimensi Pneumatik dalam Ruang Publik: Studi Eksposisi Kisah 4:1-22. KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta, 8(1), 67–83.
R.S. Sugirtharajah. (2002). Postcolonial Criticism and Biblical Interpretation. Oxford University Press.
Richard A. Horsley. (2003). Jesus and Empire: The Kingdom of God and the New World Disorder. Fortress Press.
Richard H. Niebuhr. (2001). Christ and Culture. HarperOne.
Rolin Ferdilianto Sandelgus Taneo. (2024). Manusia sebagai Homo Digitalis : Suatu Wacana Teologi Publik Gereja Atas Keterlemparan Manusia di Ruang Digital. SOPHIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 5(1), 55–69.
Sri Yuniarti. (2024). TEOLOGI PUBLIK: DARI PANGGUNG GEREJA KE RANAH SOSIAL. LENTERA KARYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan, Sejarah, Dan Humaniora, 8(2), 91–95.
Stanley Hauerwas dan William H. Willimon. (1989). Resident Aliens: Life in the Christian Colony. Abingdon Press.
Tony Salurante. (2021). WAWASAN DUNIA KRISTEN DAN PANGGILAN GEREJA: ARAH GEREJA MODERN BERMISI. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 5(1).
Agoestina, E. (2019). Model Pelayanan Misi Holistik dalam Pengentasan Kemiskinan. Kaluteros: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(1), 43–53.
Amiman, R. V. (2018). Penatalayanan Gereja di Bidang Misi Sebagai Kontribusi Bagi Pelaksanaan Misi Gereja. Missio Ecclesiae, 7(2), 164–187. doi:10.52157/me.v7i2.85
Banawiratma, J. B. (2016). Teologi publik dan ketidakadilan: Pembebasan holistis bagi dan bersama para korban. Yogyakarta: Kanisius.
Benyamin F. Intan. (2024). Agama, Politik, dan Pancasila: Telaah Sudut Pandang Neo-Calvinisme. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Benyamin Fleming Intan. (2006). Public Religion” and the Pancasila-Based State of Indonesia: An Ethical and Sociological Analysis. New York: Peter Lang.
Bua, P. R., Matakupan, A. R., & Lattu, I. M. (2019). (2019). Misi gereja dalam mewujudkan keadilan sosial: Sebuah perspektif sila kelima Pancasila. Kurios: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen.
Clinebell, H. (2002). Tipe-Tipe Dasar Pendampingan dan Konseling Pastoral. Kanisius.
Darmawan, I. P. A., Mardin, J., & Urbanus, U. (2023). Pendidikan dalam Gereja Sebagai Bentuk Partisipasi Kristen dalam Mencerdaskan Kehidupan Bangsa. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 1(1), 50. doi:10.46445/nccet.v1i1.702
F. X. E. Armada Riyanto. (2021). Teologi Publik: Sayap Metodologi & Praksis. Yogyakarta: Kanisius.
Franky. (2022). Berintegritas di Era Digital: Suatu Upaya Pelayanan Pastoral Konseling untuk Lepas dari Jerat Pornografi. Jurnal Teologi Injili, 2(2), 120–138. doi:10.55626/JTI.V2I2.35
Ghufron, M. . (2018). Revolusi Industri 4.0: Tantangan, Peluang, Dan Solusi Bagi Dunia Pendidikan. Seminar Nasional Dan Diskusi Panel Multidisiplin Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2018, 1(1), 332–337.
Kwirinus, D., & Peri, H. (2023). Menjadi gereja kaum miskin. Gema Visi.
Legi, H., & Sibarani, H. (2023). Problematika Pendidikan Kristen Di Indonesia Di Tengah Kemerosotan Moral. TEVUNAH: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 166–181. doi:10.59361/tevunah.v1i2.13
M. Shabri Abd. Majid. (2014). Analisis Tingkat Pendidikan Dan Kemiskinan Di Aceh. Jurnal Pencerahan, 8(1), 15–37.
Messakh, B. J. T. (2018). Menuju Pelayanan Pastoral Yang Relevan dan Kontekstual. Theologia in Loco, 1(1), 1. doi:10.55935/thilo.v1i1.10
Naiputu, M. (2020). Pelayanan Gereja Kepada Orang Miskin. SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 2(2), 70–93. doi:10.47596/solagratia.v2i2.28
Noordegraaf, A. (2017). Orientasi Diakonia Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Jakarta: Gunung Mulia.
Parhusip, A. (2023). Model Kepemimpinan Kristen Inovatif-Efektif: Sebuah Tawaran dalam Merespons Tantangan di Era Disruptif. JURNAL TERUNA BHAKTI, 5(2), 302. doi:10.47131/jtb.v5i2.71
Pattiasina, S. M. O. (2021). Pemberdayaan Kaum Miskin Sebagai Panggilan Gereja terhadap Masalah Kemiskinan. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 4(1), 125–140. doi:10.34307/b.v4i1.238
Prasetyani, M. (2021). Strategi Kepemimpinan dan Pertumbuhan Gereja di Era Disrupsi. Salatiga: Widyasari Press.
Puluhulawa, C. W. (2013). Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Meningkatkan Kompetensi Sosial Guru. Makara Human Behavior Studies in Asia, 17(2), 139. doi:10.7454/mssh.v17i2.2957
Putra, A., Tobing, H., Rahajeng, O., & Yuhan, R. (2019). The Indonesian Journal of Social Studies. The Indonesian Journal of Social Studies, 2(2), 37–45.
Setyobekti, A. B. (2023). Telaah Teologis Pelayanan Diakonia Berdasarkan Kisah Para Rasul 6:1-7 Serta Relevansinya Bagi Pelayanan Gereja di Era Disrupsi. Jurnal Teologi Berita Hidup, 5(2), 206–218. doi:10.38189/jtbh.v5i2.274
Simon, J. C., & Pattipeilohy, S. Y. E. (2019). Pandangan Dunia Evolusioner dan Respon Iman Kristen. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 2(1), 94–107. doi:10.34307/b.v2i1.66
Tembay, A. E., & Eliman. (2020). Merajut Anugerah Dalam Penginjilan Holistik. SCRIPTA: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kontekstual, 7(1), 33–49. doi:10.47154/scripta.v7i1.59
Wibowo, H. (2020). Pemberdayaan Ekonomi di Lingkungan Gereja. Jurnal Ekonomi Dan Masyarakat, 4(3), 50–63.
Widyatmadja, J. P. (2017). Yesus & Wong Cilik: Praksis Diakonia Transformasi dan Teologi Rakyat Di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Widyatmadja, Y. P. (2009). Yesus dan wong cilik: Praksis diakonia transformatif dan teologi rakyat di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Zega, Y. K. (2021). Pelayanan Diakonia: Upaya Gereja dalam Mengentaskan Kemiskinan bagi Warga Jemaat. IMMANUEL: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(2), 88–102. doi:10.46305/im.v2i2.64
Adiprasetya, J. (2022). Nabi Dan Sahabat: Teologi Publik Sebagai Keterlibatan Simbolis. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 5(2), 283–299.
Borrong, R. P., & Baru, E. B. (2019). Kronik Ekoteologi: Berteologi Dalam Konteks Krisis Lingkungan. Stulos, 17(2), 185–212.
Denar, B., & Jewadut, J. L. (2023). Respons Gereja terhadap persoalan feminisasi migrasi dalam perspektif teologi publik. Jurnal Alternatif Wacana Ilmiah Interkultural, 12(01).
Hallman, D. G. (2009). Ecotheology: Voices from south and north. Wipf and Stock Publishers.
Kristianto, P. E. (2024). Pembelajaran Transformatif bagi Kaum Muda dalam Komunitas Iman Intergenerasi untuk Mengupayakan Keadilan Ekologis. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 8(2), 718–737.
Ngabalin, M. (2020). Ekoteologi: Tinjauan Teologi Terhadap Keselamatan Lingkungan Hidup. CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 1(2), 118–134.
Pangihutan, P., & Jura, D. (2022). Ecotheology and Analysis of Christian Education in Overcoming Ecological Problems. International Journal of Science and Society, 5(1), 18.
Poluan, A. R. (2023). Membangun kesadaran ekologis melalui pendidikan kristiani: Studi kasus pada mahasiswa IAKN Manado. KURIOS, 9(2), 460–461. https://doi.org/10.30995/kur.v9i2.387
Riyanto, F. X. E. A. (2021). Teologi Publik: Sayap Metodologi Dan Praksis. PT Kanisius.
Siburian, T. (2010). Permasalahan Lingkungan dan Keprihatinan Injili. Jurnal Amanat Agung, 6(2), 279–301.
Simon, S. (2021). Peranan Pendidikan Agama Kristen Menangani Masalah Ekologi. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 2(1), 17–35. file:///C:/Users/Akademik/Downloads/60-337-1-PB.pdf
Yopo, A., & Mbelanggedo, N. (2025). Ekoteologi dalam Kelas untuk Menumbuhkan Kesadaran Ekologis berbasis Ajaran Kristen pada Generasi Muda. Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan Kristen: Arastamar, 1(2), 28–45.
Yosia, A. (2023). Teologi Publik dan Pendidikan Agama Kristen K-12 di Indonesia: Suatu Eksplorasi Awal. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 4(1), 98–110.
Bostrom, N. (2018). Being Human in the Age of Artificial Intelligence. Vintage Books.
Bostrom, N., & Yudkowsky, E. (2014). The Ethics of Artificial Intelligence. In K.
Frankish & W. M. Ramsey (Eds.), The Cambridge Handbook of Artificial Intelligence (pp. 316–334). Cambridge: Cambridge University Press.
Coeckelbergh, M. (2020). AI Ethics. MIT Press.
Floridi, L., & Cowls, J. (2019). A Unified Framework of Five Principles for AI in Society. Harvard Data Science Review.
Ginting, C. (2019). Martabat manusia dalam perspektif Imago Dei. Veritas, 20(1)
Harper & Row.Russell, S., & Norvig, P. (2021). Artificial Intelligence: A Modern Approach (4th ed.). Pearson.
Heidegger, M. (1977). The Question Concerning Technology and Other Essays (W. Lovitt, Trans.).
Middleton, J. R. (2005). The Liberating Image: The Imago Dei in Genesis 1. Brazos Press.
Noble, J. (2023). Human Presence in a Digital Age: Pastoral Identity and Technology. Grand Rapids, MI: Baker Academic.
O’Neil, C. (2016). Weapons of Math Destruction: How Big Data Increases Inequality and Threatens Democracy. New York, NY: Crown.
Prasetyo, Y. (2021). Kecerdasan Buatan dan Martabat Manusia: Refleksi Etis dalam Perspektif Filsafat Teknologi. Jurnal Filsafat, 31(2)
Santoso, D. (2021). Teknologi sebagai berhala modern. Gema Teologi, 45(2)
Schwab, K. (2017). The Fourth Industrial Revolution. Crown Business.
Siahaan, A. (2020). Teologi Publik dan Keterlibatan Gereja dalam Ruang Sosial. Jurnal Teologi Stulos, 18(1)
Sihombing, R. (2022). Etika teknologi dan tantangan kecerdasan buatan. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili, 6
Simanjuntak, D. (2021). Etika Teknologi dan Tanggung Jawab Iman di Era Digital. Jurnal Teologi Kontekstual, 9(2)
Smith, J. K. A. (2020). On the Road with Saint Augustine: A Real-World Spirituality for Restless Hearts. Grand Rapids, MI: Brazos Press.
Turkle, S. (2011). Alone Together: Why We Expect More from Technology and Less from Each Other. Basic Books.
Zuboff, S. (2019). The Age of Surveillance Capitalism: The Fight for a Human Future at the New Frontier of Power. PublicAffairs.
Ade Kristiwati, & Simatauw, M. (2025). Peranan Gembala dalam Pelayanan Konseling terhadap Anak Remaja di GPIBI Imanuel Dusun Beringin Desa Cempaka Putih Kecamatan Suti Semarang. ICHTUS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 4(2), 119–128. https://doi.org/10.63830/b0jy4b30
Amiman, R. V. (2018). Penatalayanan Gereja di Bidang Misi Sebagai Kontribusi Bagi Pelaksanaan Misi Gereja. Missio Ecclesiae, 7(2), 164–187. https://doi.org/10.52157/me.v7i2.85
Aritonang, D. E., Silitonga, R. H., & Hutauruk, D. A. N. (2023). Relasi Alam dengan Eksistensi Manusia Terhadap Krisis Ekologi Berdasarkan Perspektif Filsafat-Teologis. DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika, 6(2), 138–155. https://doi.org/10.53547/diegesis.v6i2.489
Banatau, J. W., & Wijaya, H. (2019). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kristen Pelayan Tuhan Terhadap Pencapaian Hasil Program Kerja Di GKII Jemaat Rhema Makassar. Jurnal Jaffray, 17(2), 57–72.
Bilo, D. (2021). Pendidikan Agama Kristen Di Era Disrupsi: Peluang Inovasi “Blended Learning” Di Sekolah Dan Gereja. JURNAL LUXNOS, 7(1), 132–152. https://doi.org/10.47304/jl.v7i1.137
Borrong, R. P. (2019). Kronik Ekoteologi: Berteologi dalam Konteks Krisis Lingkungan. Jurnal Stulos, 17(2).
Edwards, L., Kontostathis, A. E., & Fisher, C. (2016). Cyberbullying, Race/Ethnicity and Mental Health Outcomes: A Review of the Literature. Media and Communication, 4(3), 71–78. https://doi.org/10.17645/mac.v4i3.525
Ghufron, M. . (2018). Revolusi Industri 4.0: Tantangan, Peluang, Dan Solusi Bagi Dunia Pendidikan. Seminar Nasional Dan Diskusi Panel Multidisiplin Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2018, 1(1), 332–337.
Ha, S. N. (2024). Because of Who We Are: A Fresh Perspective on Calvin’s Doctrine of the Image of God and Human Dignity. Religions, 15(10), 1–12. https://doi.org/10.3390/rel15101162
Halim, S. (2020). Peran Gereja dalam Advokasi Hak Asasi Manusia. Mediakita.
Harmadi, M., & Budiatman, A. D. (2021). Pergeseran Perspektif Teologi Penggembalaan Dengan Layanan Virtual Pada Masa Pandemi Sekarang dan Nanti. Jurnal Teologi Berita Hidup, 3(2), 137–149. https://doi.org/10.3390/rel11050254
Hutagalung, D. (2004). Hegemoni, Kekuasaan, dan Ideologi. Jurnal Pemikiran Sosial, Politik Dan Hak Asasi Manusia, 12, 1–17.
Ibrahim, E. A. (2023). Imago Dei in Eastern Orthodox Statements and Implications for Inclusion of People with Disabilities in the Church: A Dissonant Relationship. Horizons, 50(1), 62–109. https://doi.org/10.1017/hor.2023.9
Ledo, S., & Saputra, S. A. (2021). Kajian Teologis Hanya Yesus Jalan Keselamatan dalam Yohanes 14:1-14 dan Aplikasinya bagi Orang Percaya. Miktab: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 1(1), 75. https://doi.org/10.33991/miktab.v1i1.279
Mendrofa, E. (2021). Model Pengajaran Alkitab dalam Pendidikan Kristen di Era Digital. DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 4(2), 115–123. https://doi.org/10.32490/didaktik.v4i2.85
Nugroho, D. (2021). Etika Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Pendidikan Karakter Kristen. Jurnal Etika Dan Teologi, 4(2), 56–64.
Prianto, R., Lawira, K., & Patodo, J. (2024). Pengetahuan, Teknologi, dan Kehidupan Manusia dalam Perspektif Teologis. Te Deum (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 13(2), 209–226. https://doi.org/10.51828/td.v13i2.390
Rantung, D. A., & Boiliu, F. M. (2020). Teknologi Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Yang Antisipatif di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Shanan, 4(1), 93–107. https://doi.org/10.33541/shanan.v4i1.1770
Samarenna, D. (2019). Konsep Soteriologi Menurut Efesus 2:1-10. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 2(2), 247–264. https://doi.org/10.34081/fidei.v2i2.54
Sianipar, D., Sairwona, W., Hasugian, J. W., Zega, Y. K., & Ritonga, N. (2022). Pendidikan Kristen Antisipatif-Transformatif: Revitalisasi Fungsi Didaskalia untuk Ketahanan Pemuda Kristen di Era Transnasionalisme. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 6(2), 761–781. https://doi.org/10.30648/dun.v6i2.743
Silitonga, S. (2013). Krisis Nilai Budaya Menurut Pandangan Kristen. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 58–67. https://doi.org/10.24114/jupiis.v5i1.538
Walean, J. (2021). Reinterpretasi Misi pada Ruang Publik Pluralisme: Analisis Matius 28:19-21. MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen, 3(1), 24–35. https://doi.org/10.52220/magnum.v3i1.134
Wowor, A. I. (2018). Teologi dan Etika Politik Dalam Gereja di Zaman Post-Modern. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 1(1), 112–123. https://doi.org/10.34307/b.v1i1.23
Published
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.